17 Mei 2006

I just wanna forget you from ma mind...

Untuk sekarang. Aku Cuma mau bisa ngilangin rasa itu. Bisa ngelupain masa yang kemarin. Secara aku udah jauh lebih baikan sekarang. Udah bisa ngelupain mu lah yang pasti. Tapi kenapa masih ada sms itu? Kenapa masih ada telfon itu? Kenapa masih ada panggilan itu? Dan kenapa masih ada cerita itu?

Aku Cuma yakin kalau itu Cuma dalihmu agar aku masih mau memikirkanmu. Agar aku ngak bisa ngelupainmu. Dan kamu masih takut kan? Kamu masih takut akan ada seseorang yang jauh lebih bisa menggantikanmu yang tlah berpaling untuk seorang dia?.

Untuk sekarang. Aku tlah bisa merasa biasa. Aku tlah bisa menjadi biasa. Dan aku tlah bisa membuat biasa. Tapi kenapa masih ada kau di depan rumahku? Kenapa masih ada cerita kekecewaanmu padanya? Dan kenapa masih ada yang harus terluka lagi karena mu?

Aku Cuma ngak ingin dia merasakan seperti yang aku rasakan kemarin.

Aku Cuma masih ingin memegang teguh prinsip.

Dan aku Cuma masih sangat ingin untuk bisa sendiri.

Untuk saat ini. Besok. Dan entah sampai kapan.

Aku Cuma mau melupakanmu...

Aku Cuma mau meninggalkanmu...

Aku Cuma mau menghindar darimu...

Dan aku Cuma mau kau tetap berada disana...


Jay

14 Mei 2006

Alhamdulillah....:p


Yah...kata2 itu yang harus ku ucapkan untuk saat2 ini. Kondisi badanku makin membaik. Dan sekarang sudah sangat jauh lebih enakan dari kemarin2. Alhamdulillah again ya.. 4JJ1, karena berkat rahmat-Mu kondisi badanku menjadi lebih baik dan terhindar dari berbagai macam penyakit yang berbahaya. Aku berjanji akan menjalankan segala kewajiban-Mu yang sempat tlah kutinggalkan beberapa waktu lalu. Itu kekhilafanku. Dan itu teguran dari-Mu. Aku mohon ampunan-Mu...; from the deep in ma heart.

Semalam ada training di Kantor Jalan Setia budi. Jadinya kita ngumpul lagi satu batch. Minus ; Fitri yang gak ikut training, Tresno yang udah ke Telkomsel Dumai, dan Iwal yang udah di Askes. Seperti biasa kalo’ udah ngumpul satu batch pasti suasana jadi heboh gitu d. He2. Abis training kita pun punya rencana jalan n makan, karena memang ada yang ulang tahun ; Iman, Lia, Ramah dan Ayub. Jadinya balik dari training kita ke Plaza Medan Fair trus di traktirin Pizza Hut. Issshh.....Assseeeeekk....:p

Abis sakit, nafsu makanku juga kok makin nambah yak? Tapi bagus juga dink, supaya berat badanku juga makin nambah. Karena emang sekarang lagi program gemukin badan. He2. Tapi yang ada malah buncitin perut. Huh....:(.

Dan sekarang. Aku shift 7. Hiks. Shift penyiksaan. Aku ngak dibolehin bawa motor untuk sementara kalo’ masuk shift 7. Jadinya tadi di antar ke Kantor. Trus ntar pulangnya mo minta di antarin ama driver Kantor. Pasti jadi lama nyampe rumahnya. Huh...:(. Secara aku udah ngantuk kali niy sekarang. Untungnya callnya putus2 dan Aplikasi yang emang pada lemot semua. Jadinya jawabannya standart aja. He2...:p



Jay

8 Mei 2006

What’s wrong with ma body????

Abis jalan dari Sun Plaza dengan Dedi dan Dodi hari Kamis kemarin, aku ngerasa kok tiba2 badanku ngak enak yak. Berasa sesak banget di dada. Nafasku jadi susah dan badanku kok jadi meriang. Padahal ini udah malam. Dan aku baru aja dari ruangan Sun Plaza yang asli sangat dingin dan ber AC.

Nyampe dirumah, aku jadi kepikiran macam2. Takut sesuatu terjadi with ma body. Karena sumpah rasanya ngak enak banget.


Dan secara aku shift 8. Aku nyoba tuk bisa rehat sejenak. Tapi kok malah kepikiran yang macam-macam soalan ma body. Ada rasa takut yang amat sangat. Pas nyampe’ di Kantor ini juga jadi kepikiran terus. Dan jiwaku kayaknya bukan di tubuhku. Fikiran entah kemana-mana. Sumpah aku bingung dan amat takut.


Selama kerja malam ini badanku jadi ngak enak banget. Ditambah fikiran yang macam-macam. Sampe’ pagi dan aku buru2 pulang. Dan aku putuskan hari ini aku harus ke dokter dan medical check up.


Aku yang sebenernya udah ngantuk banget, karena semalaman gak tidur dan harus kerja malah tambah gak bisa tidur dengan fikiran ini. Akhirnya nelfon Drg. Dedi ‘tuk minta temenin ke dokter sambil medical check up. Jadilah kami pergi jam 10 Jumat pagi itu.


Setelah test darah, rontgen/thorax dan di periksa dokter aku baru di suruh balik lagi malam hari ‘tuk mengambil hasilnya. Setelah di periksa aku mulai agak lebih tenang dan selesai Sholat Jumatan aku baru bisa tidur selama 2 jam saja. Aku masih kebayang yang gak2 with ma body. Karena aku ngerasain gejala2 yang sungguh ngak enak banget.


Aku takut...sumpah aku takut...


Akhirnya saat ngambil hasil test pun tiba. Aku ngambil hasil test itu ditemeni drg. Dedi juga. Hasil rontgen nunjukin kalo’ kondisi paru2 dan jantungku gak ada masalah sama sekali. Hasil test hematologi/darahku nunjukin kalo’ kadar Hemoglobinku cukup dan Leukositku yang normal bahkan cenderung berlebih. Menurut dokter itu, gak ada infeksi virus seperti yang aku takutkan. Dokter menginformasikan memang ada sedikit infeksi di saluran nafas dan hati ku tapi infeksi bakteri bukan virus ; tapi kenapa aku masih belum percaya??


Abis nebus resep dari dokter di Apotik. Aku langsung pulang dan singgah ke kantor sebentar ngasih surat sakit karena aku dianjurkan tuk istirahat ngantor 3 hari. Sampe’ di rumah aku pun makan dan minum obat. Selanjutnya istirahat dengan fikiran yang sungguh masih sangat tidak mengenakkan....; bahkan hingga kini.


Ini udah hari Minggu dan sungguh fikiranku masih kacau. Meskipun kondisi ku jauh lebih baik dari 2 hari yang lalu tapi aku masih takut kalo’ sakit ini akan menjadi parah ; Semoga tidak.


Ini kekacauanku...

Ini kekhilafanku...

Ini kesalahanku...

Dan ini ketakutanku...



Jay

5 Mei 2006

Apakah ini harapan??

Kyaa...off day semalam jadi hari yang paling menyenangkan sekaligus membingungkan.


Aku baru bangun tidur Jam 10 pagi gitu. Bangun tidur langsung ngaktifin hp *hah??ngaktifin??secara hpku memang aktif 24 jam.he2*, ato mungkin tepatnya membuka hp, trus ngeliat-liat kontak di hp siapa yang kira-kira bisa aku hubungi dan bisa aku ajak jalan. Untuk hari ini yang kufikir akan membosankan.


Akhirnya pencarian nama di Kontak Hp pun terhenti pada satu nama; Dedi_ngebeth aka Drg. dedi. Kyaa...I’ve got my choose. Dan akhirnya aku pun nelfon dia. Taunya dia emang lagi di rumah. Dan ada rencana keluar ‘tuk ngantar Hengky ke Rumah sakit ‘tuk kontrol hasil operasi kemarin. Dan anak mudanya pun tak mau buang2 waktu lagi. Akhirnya...sarapan dulu, mandi dan langsung meluncur ke rumah Dedi.


Setelah kontrol di Rumah Sakit selesai, kita pun balik ke rumah Hengky lagi. Ganti baju dan cari makan siang di Luar. Abis makan siang, kita semua ke Plaza Medan Fair, karena emang ada yang mau aku beli di sana. Dan dari sinilah semuanya di mulai....


Dering hpku berbunyi. Nomor yang ngak ku kenal menghubungi, dan sepertinya bukan dari hp juga, tapi dari wartel. Ku angkat ; Dan ini suara dia. Aku yakin dia. Dan memang dia.

Aku ngak ngerti, ini kebahagiaan atau Cuma khayalan?? *mode on : dramatisir*.


Dia : Hallo...ini Jay?? Lagi dimana Jay??

Aku : Iya...ini Jay. Ini siapa?? *purak2 gak tau gitu d*

Dia : Ini aku. *tiiiiitttt*. Lagi dimana Jay??

Aku : Aku lagi di Medan Fair?? Kamu kenapa?? Ada masalah ama dia?? Ato mau ketemu??

*Sumpah...setelah pertemuan terakhir, aku masih sangat ingin bertemu denganmu..*

Dia : Iya, aku mau ketemu Jay. Bisa jemput aku di kampus?

Aku : Iya...Aku kesana ya. Tunggu ya.....


Setelah pamit sebentar dengan Dedi. Aku langsung meluncur ke kampus. Dan aku senang. Akhirnya aku bisa melihatmu. Walaupun sekarang keadaannya berbeda.

Setelah itu kita langsung balik ke Medan Fair lagi. Gabung lagi dengan Dedi dan Hengky.

Aku tak pernah tau. Ini kebahagiaan. Kebodohan atau harapan.

Kebimbangan ku hilang ketika aku ada di dekatmu.

Di saat kau mulai bersuara walaupun kau tak berbicara.

Di saat kau mulai memelukku walaupun kau masih tak ingin.

Di saat kau meminta aku menciummu walaupun aku tak tahu apakah kau sadar apa yang tlah kau buat.

Ini kebahagiaan ku.

Ini kebahagiaan kita.

Dan aku pun bimbang dengan keadaan ini.

Dan aku tak menginginkan kebimbangan sesaat ini.



Jay

27 Apr 2006

Strong Enough...!!

Ini hari baru. Dan untuk sebuah semangat baru. Aku tak ingin membalikkan badan tuk melihat ke belakang. Aku ingin bisa menatap jauh ke depan. Ini keadaannya ; sekarang.

Rasa yang ingin kubalikkan, telah ku ubah untuk sebuah semangat di hari depan. Semangat untuk melupakan. Semangat untuk menyayangi ; bukan semangat mencintai.

Makna sayang terlalu dalam. Untuk segala yang telah terjadi. Untuk keadaan saat ini. Dan untuk proses pendewasaan ini. Jangan juga kau mundur ke belakang. Karena aku takkan melakukan hal yang sama.

Ini keputusanmu. Ini keputusanku. Dan ini keputusan kita. Kita adalah kau, dia dan aku. Bukan mereka. Kita lebih faham. Apa yang membuat kita begini, dan dengan apa ini terjadi.

Ini batasannya. Ini kesepakatannya. Dan aku senang dengan proses ini. Aku senang telah mengalaminya. Aku bahagia ini pernah terjadi. Dan ini adalah sebuah pengalaman berharga. Meski ku jujur ini Kenangan terindah.

Semoga besok kita lebih baik. Semoga lusa kita lebih dewasa. Semoga ke depan kita lebih berfikir.

Ini proses hidup.


Jay

25 Apr 2006

Hurt Feeling :'-(

Ini Karmaku.

Aku percaya pasti karma memang ada. Dan inilah yang ku alami saat ini.

Kita baru merasa sangat mencintai seseorang, ketika dia mulai menjauh dari kita.

Kita baru mulai ingin memperhatikan seseorang ketika dia sudah mulai tak ingin lagi memperhatikan kita.

Tiga hari yang menyakitkan dan melelahkan. Cukup membuat hatiku sakit dan alam fikirku menjadi lemah. Inilah yang kufikir merupakan transisi hidup. Manusia diciptakan untuk bisa merasakan hangatnya sesama. Bisa menciptakan hubungan interpersonal yang baik. Dan bisa membuat sebuah rasa menjadi sebuah CINTA.


Aku menyesal. Ini kesalahanku. Bukan kesalahanmu, dan bukan kesalahan ‘dia’.

Aku menyesal memiliki Ego. Tapi ini sifat dasar manusia.

Dan kini, Aku tak menyesal lagi, karena ku takut pada-Nya. Sekarang aku ingin tunduk pada-Nya, dengan segala kekurangan dan segala kelemahanku.

Tapi aku takut. Takut tak bisa melewati ini. Aku telah berpura-pura kuat. Padahal aku lemah. Aku tak menikmati keadaan ini.


Jejak langkah...yang kau tinggal...

Mendewasakan...hatiku........

Jejak langkah...yang kau tinggal...

Takkan pernah hilang selalu........ .


Ini kenyataannya.

Mungkin rasa yang ada telah merubah segalanya.

Rasamu dan rasaku telah bercampur lebur dengan rasanya.

Tapi aku cukup yakin, dengan segala kekuatan rasaku yang mampu membalikkan semuanya.

Disaat kau terpuruk, disaat kau butuh dorongan dan saran.

Aku ada disini. Aku ada untuk perjuangan kita.

Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.


Bila...yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu...

Kan..ku jadikan kau Kenangan yang terindah dalam hidupku...

Namun...takkan mudah bagiku...

Meninggalkan jejak hidupmu...yang tlah terukir Abadi...

Sebagai Kenangan yang terindah.....


Aku bahagia untuk kelemahanku. Tapi aku tak sedih untuk kekuatanku.

Untuk pembuktian ini.



Jay

19 Feb 2006

Menanti jawaban itu...

Kenapa menanti itu gak pernah asik yak?

Dan sekarang. Setelah apa yang terjadi. Setelah apa yang ku buat. Aku telah menanti. Menanti yang sesungguhnya memang tak pasti. But i hope...and very2 hope.

Ini bukan soalan cinta. Bukan soalan rasa. Dan bukan soalan kasih. Tapi ini segala-galanya. Bahkan mungkin awal dari segalanya. Untuk ketidakpastian dan usaha ini ; Aku pasrah.

Semoga keberuntungan masih dan akan selalu berpihak. Semoga everything telah menjadi sebuah pembelajaran yang berarti ; Untuk sebuah masa depan.

Aku masih di sini ; Menanti jawaban itu...


Jay