Itu bukan angka keramat. Tetapi, sejujurnya adalah angka yang sangat ingin aku hindari. Angka yang membuat posisiku terjepit. Merasa tua, tentu saja iya!.
Jika saja ada satu tahun dimana aku bisa menerima bonus pengurangan untuk setiap bertambahnya usia lahir seseorang, aku dengan sangat senang -tentu saja,berterima kasih banyak- akan menerimanya. Dengan penuh pengharapan, setiap tahun adalah bonus.
Tahun ini. Dua-puluh-satu Februari. Aku kembali menghitung berapa lama aku telah menghabiskan waktu-ku yang telah aku buang dengan percuma, melakukan perkalian dengan tindakan bodoh apa yang aku perbuat, menguranginya dengan tindakan tepat yang telah aku pilih dan membaginya dengan prestasi dan pengharapanku yang telah terkabul. Hasilnya, aku tetap menjadi TUA.
Meskipun begitu, aku tidak menyangkal bahwa karunia ALLAH SWT begitu besar padaku. Tahun ini aku masih menunggu satu pekerjaan -yang sejujurnya belum tau apakah bisa aku nikmati- dengan harapan2 baru dan tentunya dengan kondisi sosial yang baru. Aku juga tidak pernah bisa menolak nikmat-MU, karena aku masih diberikan kesempatan bernafas dan berkreasi. Bahagiaku tak hanya sampai tahap itu. Aku sangat bersyukur pada-MU, aku masih memiliki keluarga yang lengkap, bahkan sebuah kelompok persahabatan yang sudah aku anggap melebihi keluargaku; Walker's Family!!!.

Jika saja ada satu tahun dimana aku bisa menerima bonus pengurangan untuk setiap bertambahnya usia lahir seseorang, aku dengan sangat senang -tentu saja,berterima kasih banyak- akan menerimanya. Dengan penuh pengharapan, setiap tahun adalah bonus.
Tahun ini. Dua-puluh-satu Februari. Aku kembali menghitung berapa lama aku telah menghabiskan waktu-ku yang telah aku buang dengan percuma, melakukan perkalian dengan tindakan bodoh apa yang aku perbuat, menguranginya dengan tindakan tepat yang telah aku pilih dan membaginya dengan prestasi dan pengharapanku yang telah terkabul. Hasilnya, aku tetap menjadi TUA.
Meskipun begitu, aku tidak menyangkal bahwa karunia ALLAH SWT begitu besar padaku. Tahun ini aku masih menunggu satu pekerjaan -yang sejujurnya belum tau apakah bisa aku nikmati- dengan harapan2 baru dan tentunya dengan kondisi sosial yang baru. Aku juga tidak pernah bisa menolak nikmat-MU, karena aku masih diberikan kesempatan bernafas dan berkreasi. Bahagiaku tak hanya sampai tahap itu. Aku sangat bersyukur pada-MU, aku masih memiliki keluarga yang lengkap, bahkan sebuah kelompok persahabatan yang sudah aku anggap melebihi keluargaku; Walker's Family!!!.
Cerita tentang mereka tak akan pernah habisnya. Perselisihan bisa teratasi dan kesengajaan untuk memperburuk adalah pilihan bijak mereka untuk membuatku sedih. Semakin sedih mereka semakin bahagia. "Hey, dude!! Don't Punk With My Heart!!!". Tapi kebahagiaan sesudah permainan itu adalah yang terbaik. Aku cinta kalian!!.
Satu lagi bahagiaku yang tak terkira. Keinginanku untuk bisa berdiri di sana. Di bundaran Hotel Indonesia dengan Sang 'Patung Selamat Datang' akhirnya kesampaian. Ditempat itu aku me-lafaz-kan pengharapanku, doaku, dan inginku di tahun ini. Tempat dimana aku benar2 bisa menjadi seorang warga negara yang baik. Dan di tasbihkan untuk menetap disini. Sebuah wujud pengharapan yang akan mengalir indah, dan penuh suka. Tanpa duka.
Aku bahagia. Sekali lagi. Aku bahagia!!!!
Dua-puluh-satu-Februari-ku di usia Dua-puluh-tujuh-ku.
Dengan Edisi ; Bundaran Hotel Indonesia.
Terima kasih semua, untuk wish-nya, doa-nya, dan what-if-nya ...
Terima kasih walker's untuk surprised-nya.
Aku cinta kalian.