26 Jan 2011

tahajud call

Alhamdulillah, sampai dengan saat ini saya masih diberikan nikmat dan kesehatan yang luar biasa dari Allah SWT. Hampir sebulan ini saya selalu mendapatkan panggilan 'maut' pada ßlackßerry®™ saya di hampir sepertiga waktu malam yang ada. Bukan dalam wujud dering panggilan, tetapi dari 'sundulan-sundulan' berupa dering PING yang terus berulang sehingga membuat saya terbangun dan terjaga dari mimpi-mimpi indah di setiap malamnya. Pun sebenarnya dengan dering itu saya tak selalu bangun dengan segera. Kadang saya hanya bangkit sebentar, kucek-kucek mata dan kembali terlelap. Hehehe. Terlepas dari kelalaian untuk kembali tidur, tentunya saya sudah sangat berterimakasihnya kepada si Angel yang selalu merelakan waktunya tuk sekedar 'menyundul' ßlackßerry®™ saya. Hingga saya pun selalu benar-benar terbangun.

Beberapa waktu lalu, teman-teman sekelas yang ada di Al Azhar berinisiatif untuk mengadakan aktivitas yang mereka kasih label ; tahajud-call. Dengan dalih mencontek kegiatan kelas sebelah, menurut saya hal tersebut sangat positif. Prosesnya sendiri dimulai dari orang yang pertama mengubungi seorang temannya, kemudian selanjutnya berantai, hingga orang yang terakhir kembali menghubungi orang yang pertama. Jika tidak kembali ke orang pertama, berarti ada yang terputus dalam siklusnya dan tentu saja alasan utama yang dimengerti adalah ; kehabisan pulsa atau tidak terbangun sama sekali. Hehehe.

Urutan anggota yang berminat biasanya di diskusikan setiap siang hari di jejaring sosial Facebook. Jika begini kondisinya, saya justru menyarankan agar setiap anggota kelas yang berminat merubah semua nomor Hp-nya dan menggunakan serta menetapkan satu operator tertentu. Hal tersebut dilakukan untuk alasan efisiensi. *cuma saran siy...:)

Saya sendiri sebenarnya sangat tertarik, tetapi mayoritas yang mengikuti kegiatan ini adalah akhwat dan saya agak-sedikit-gak-enak-hati kalau dibangunkan tengah malam buta oleh seorang akhwat yang suaranya tentu akan membuat mimpi saya menjadi semakin indah #ngawur#.

Akhirnya saya mengundurkan diri dan lebiah memilih si Angel 'menyundul-nyundul' ßlackßerry®™ saya dengan PING nya setiap malam pada sepertiga malam yang ada.

Alhamdulillah, saya masih diberikan kesempatan untuk menambah intensitas sujud dan pertemuan saya dengan sang Khalik...

Terimakasih ya Angel-ku...

Jay

*ini posting-an saya by E-mail yang saya lakukan perdana via Blackberry saya.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

24 Jan 2011

|old-and-new|

'finally I have a-new-toy and say goodbye to my-old-stuff'




22 Jan 2011

imissmyfriend

I miss my friend, the one my heart and soul confided in, the one i felt the safest with, the one who knew just what to say to make me laugh again, and let the light back in. I miss my friend.

I miss the colors that you brought into my life, your golden smile, those eyes and long hair, i miss your gentle voice in lonely times like now and saying it will be alright.



Good friend, i got a cloudy day, i hear our songs in everywhere i stand. I feel like we were rapes. They stole our gift and stole our fate.
Good friend, the pics are too much blue. These are just bad days we're passing through. The cold wind blows here too, and all i got to say ; I miss you...

The songs with burning taste, the future inside a lost case. Take your pen, we will make great songs again, because it doesn't make sense...
The world with burning taste, the fortune inside a lost case. Take your chance, we will play loud again, because it doesn't make sense...


Good friend, good luck and God bless you, coz i miss you, my friend...


-dedicated to my very best friend, Tanti-
Wherever you are, May God always protect and take care of you...

Jay

19 Jan 2011

tanyakan kata hatimu!


"Jujur kepada diri sendiri memerlukan keberanian. Dengan begitu kita akan mampu untuk bisa tampil apa adanya, tidak dibuat-buat. Menjadi diri sendiri alias benar-benar orisinal".


Terkadang, kita sangat sering mengalami suatu keadaan dimana kita merasa orang lain tidak mengetahui 'belang' kita. Kemudian apa akibatnya? Tentu saja, kita menjadi berlagak
sok bersih/suci. Bisa dikatakan suci-sucian atau palsu belaka.

Harusnya kita menyadari, ketika seseorang merasa bahwa dirinya suci dan keburukannya tidak diketahui oleh orang lain, sebenarnya orang tersebut tetap saja berada dalam sebuah 'cangkang'. Maksudnya adalah dalam satu kondisi orang tersebut akan dihadapkan pada perasaan khawatir dan gelisah. Ada perasaan cemas keburukannya diketahui orang lain yang memunculkan rasa 'jangan-jangan'. Dengan begitu, sesungguhnya hidup dalam kepalsuan atau kepura-puraan itu memang sangat berat.

William Shakespeare pernah berkata bahwa 'Kehidupan ini sesungguhnya adalah Panggung Sandiwara'. Dan dalam Al Qur'an mungkin juga kita pernah membaca surah Muhammad, ayat 36 :
Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.(QS. 47:36).

Apakah arti dari semuanya?
Walaupun kita merasa sedang tidak memainkan sebuah peran dalam dunia ini, kita sesungguhnya sedang memainkan dua buah peran ; Antagonis dan Protagonis. Dan apabila kita membuat serta memainkan peran yang lain, tentunya kita akan menjadi banyak peran. Sehingga, tentu saja peran kita 'tidak oke lagi!'. Karena tidak menjiwai, tidak mendalam dan -tentu saja- tidak lucu!.

Karenanya, kita harus memainkan peran sebagaimana adanya alias berlaku jujur. Dan ini sangat berat. Kita tahu bahwa untuk jujur kepada diri sendiri itu jauh lebih berat daripada jujur kepada orang lain. Karena itu
jujur kepada diri sendiri memerlukan keberanian. Dengan begitu kita akan mampu untuk bisa tampil apa adanya, tidak dibuat-buat. Menjadi diri sendiri alias benar-benar orisinal.

Tanyakan kata hatimu!. Orang yang tidak bisa mendengarkan dan -mungkin- selalu membohongi hati nuraninya adalah orang yang menurut saya tidak sehat fikirannya (baca: gila). Harapannya, kita semua adalah orang yang selalu mendengarkan kata hati kita, fikiran sehat kita, dan hati nurani yang tentu saja akan membimbing kita kepada kebaikan dan jalan yang benar.

===================================
Dalam kenyataan hidup yang saya jalani hingga saat ini, beberapa bulan lalu saya masih merasa bahwa saya masih menjadi seorang yang 'gila'. Tidak sehat fikiran. Kadang apa yang saya perbuat tidak sesuai dengan apa yang ada di hati nurani saya sendiri. Akibatnya, saya menjadi gampang cemas. Berfikiran 'jangan-jangan'. Dan insyaAllah, saya berjanji untuk kedepan menjadi insan yang lebih baik. Harus bisa takut pada diri sendiri yang telah memiliki janji luar biasa kepada Rosulullah dan Allah SWT. Hanya akan memainkan peranan saya -yang saya adalah sebenarnya- tanpa kepalsuan dan dibuat-buat, karena hal itu hanya akan mendatangkan penyakit yang jiwa yang luar biasa dan memanjakan hidup dengan kebohongan.


Jay

17 Jan 2011

menata kembali

Setengah tahun lebih saya tidak menulis lagi bukan karena saya tidak ingin untuk menulis disini, tetapi lebih karena kuantitas waktu saya yang ingin saya gunakan untuk beberapa hal yang berkualitas. Menulis di blog ini juga sebenarnya berkualitas, hanya saja ada yang lebih utama.

Jika melihat lagi ke belakang, banyak -hampir seluruh- tulisan yang saya tulis adalah mengenai hal pribadi. Itu karena saya memaknai blog ini sebagai salinan pribadi untuk mengingatkan saya tentang hal baik-bahagia-bodoh-sedih yang semuanya pernah terekam dalam perjalanan hidup yang sudah saya lalui. Selebihnya adalah hiburan bagi yang membaca.

Karenanya, saya ingin menata kembali blog yang sudah lama saya tinggalkan ini. Menjadikannya sebagai salah satu resolusi saya di tahun ini. Kaleidoskop saya di tahun kemarin mencatat bahwa saya sudah melakukan beberapa hal terbaik. Nikmat dari Allah SWT yang masih sangat luar biasa. Kebahagiaan dan usaha untuk menjadi seorang yang lebih mandiri. Penuh harapan dengan setiap pencapaian yang luar biasa. Optimis dan selalu berikhtiar dalam setiap munajat yang telah dilakukan. Saya telah berusaha dengan luar biasa.

Resolusi di tahun 2011 ini adalah menjadi orang yang sangat luar biasa. Tetap istiqomah untuk tetap beraqidah dalam menjalani hidup sesuai syariat. Mendapatkan jodoh terbaik. Rezeki Halal yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Semangat bekerja untuk ibadah terbaik. Dan tetap menjadi pribadi yang luar biasa.

Tahun kemarin bukan untuk dilupakan, tapi di evaluasi untuk menjadi insan yang lebih baik di masa mendatang.

Semangat Luar Biasa, Jay..!!


Jay

26 Apr 2010

KaruniaMu tak terkira.

Setelah penantian yang cukup panjang. Akhirnya berita baik itu datang juga. Terima kasih ya Rab, karuniaMu tak terkira. Hampir 3 bulan setelah keputusan resign kemarin aku ambil, praktis aku tidak memiliki rutinitas yang jelas. Mengikuti berbagai kegiatan dan pekerjaan freelance juga menjadi hal yang sangat menyenangkanku akhir-akhir ini. Ikut ambil bagian dalam acara reality show ; Take Me Out misalnya, merupakan kegiatan yang menurutku sangat positif dan menghasilkan. Hehe. Kan di bayar :D. Tak hanya itu, menjadi assistant Fotografer untuk berbagai job foto juga aku jabanin. Demi mencari sesuap nasi di Ibukota tercinta ini. Hehehe. Maka, jadilah hari-hariku penuh dengan kegiatan -yang positif dan menghasilkan- untuk mengisi kekosongan yang dalam beberapa bulan terakhir cukup membuat aku resah, disebabkan oleh penatian yang sebenarnya pada saat itu aku juga tidak begitu memastikannya.

Berita baik itu datang di tanggal 21 April kemarin. Setelah kemunduran lebih dari sebulan dari waktu yang seharusnya, akhirnya website itu pun di update. Aku bahagia.
Informasi yang ada menerangkan bahwa aku diminta datang untuk pengambilan Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk pengangkatan CPNS ku pada tanggal 26 April. Dan karenanya, aku datang sesuai dengan waktu yang di jadwalkan. Setelahnya, aku kembali menerima berita baik. Aku di tempatkan di Balaikota. Kantor Gubernur tepatnya, di Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan Provinsi DKI Jakarta. Sebagai pranata Humas.

Aku bahagia dan sungguh karuniaMu tak terkira.
Dengan syukurku maka aku tak akan pernah sedetikpun menjauh dariMu. Amin.

Jay

2 Mar 2010

Sulit.

Saat ini, keadaan menjadi semakin sulit. Mungkin aku -kami- kembali di coba. Tapi aku masih mengharapkan segala yang terbaik bisa di dapatkan.

Untuk adikku yang baru saja mendapatkan musibah kecelakaan. Aku berharap tubuhmu kembali sembuh dari lukamu dan menjalani segala aktivitas yang memang seharusnya kau lakukan.

Untuk orangtuaku, kalian adalah orang yang paling aku sayangi. Sulitku hanya bisa hilang ketika mendengar suara kalian. Meskipun untuk melihat pun akan jauh. Tapi aku yakin kalian akan sangat ingin membantu aku keluar dari setiap permasalahan yang ada.

Aku yakin bisa. Dan aku yakin akan biasa. Sulit ini aku perbuat. Sulit ini akan hilang.
Aku pasti bisa. Dan aku pasti akan biasa. Sulit ini akan berujung. Sulit ini akan selesai.

Akan ada jalan keluar untuk permasalahan yang ada kan??


Jay