26 Jan 2007

About vacillate....

Untuk sebuah kejujuran.
Vacillate ~kebimbangan~ ini masih ada.
Mungkin aku adalah orang yang selalu menimbang segala keadaan dengan seluruh konsekuensinya.
Aku masih manusia yang berfikir. Masih manusia perasa. Dan masih manusia biasa. Dengan segala keterbatasan ini.

Setiap keadaan dan peristiwa aku anggap adalah proses pembelajaran.
Aku tersanjung dengan segala perhatian itu. Aku bahagia dengan segenap dukungan itu. Dan aku tidak menampik aku tlah merasakan yang sama seperti yang kau rasakan.

Tapi ini keterbatasanku. Aku bukan orang yang selalu ingin me-lisan-kan setiap apa yang ku rasa. Apa yang ada disini. Di hati ini. Cuma aku yang tahu. Dan hanya bisa ku bagi dengan setiap wujud kasih sayang ini.
Setiap tulisan-tulisan yang telah aku buat adalah wujud segala yang ada. Untuk rasa. Jiwa. Dan setiap perbuatan yang selalu tak ingin aku lisan-kan.

Kaulah bunga itu. Mungkin kaupun tau. Tapi setiap duri yang ada pada tangkai itu akan selalu menjadi segala rintangan setiap langkah yang aku lalui. Duri itu lah pertimbangannya.

Untuk makna pertanyaan kemarin ;
Vacillate first edition ; Ini ku tujukan untuk seseorang yang telah pergi bersama segala yang ia buat. Dan ingin kembali padaku.
Vacillate second edition ; Ini ku tujukan untuk seseorang yang pernah ada di sini. Di hati ini. Dan masih akan tetap berada di sini. Tapa dia tak ingin di sini.
Vacillate third edition ; Ini ku tujukan untuk seseorang yang kini akan berada di sini. Ada dalam setiap hari-hari ini. Tapi masih dalam suatu proses ini.

Setiap kebimbangan adalah Jalan. Untuk seorang manusia berfikir dan bisa menjadi seorang yang lebih baik di masa yang akan datang.

Mengertilah.

Jay

16 Jan 2007

Happy Birthday to you...:p

Hmm...

Kemarin ada yang ulang tahun. Tanggal 15 Januari gitu d.

Selamat ulang tahun yak. Party yang di buat kemarin di Merdeka Walk semoga jadi berkah bagi anak-anak itu. Jadi doa yang selalu menyertai dan selalu mengAmini setiap dan segala keinginan, usaha dan kerja kerasmu. Caiyyoo...

Terima kasih untuk semuanya. Untuk jalan berdua. Di traktir. Untuk nonton dan makan berempat. Di traktir [lagi]. What a gud day!!!.

Aku cuma bisa berdoa. Semoga setiap langkah yang di jalani selalu berarti. Penuh makna. Dan selalu dengan fikiran-fikiran yang sehat. Aku juga berdoa. Semoga selalu di berikan berkah oleh 4JJ1 SWT. Diberikan kesehatan hati, jiwa dan fikiran. Diberikan rezeki yang baik. Dan kenikmatan hidup dunia-akhirat. Amiinn.

Sekali lagi.

Happy birthday to you.

:-)

Jay

9 Jan 2007

Hurt...:-(

Di sana. Di lantai teratas gedung itu. Kau masih menungguku. Berdiri termangu menatap langit. Aku tau ini kesedihanku. Ini kesedihan kita. Dan ini akhir kisah kita.

Ini keputusanku untuk semua dan segala kegalauanku. Untuk beberapa hari waktu berfikir yang tidak sengaja telah kau berikan padaku. Dan aku telah memutuskan. Stuck...

Inilah jawaban semua pertanyaan-pertanyaan yang selalu berkecamuk dalam hati kita beberapa hari sebelumnya. Saat kita saling ingin berkomunikasi ; tapi kita gag pernah bisa. Ego kita selalu mengalahkan rasa keinginan kita untuk saling menyapa.

Kita pasti bisa. Kita pasti bisa. Dan kita pasti bisa.

Saat-saat terakhir itu. Kau masih sempat menggenggam tanganku. Kuat. Meneteskan air mata. Memeluk. Dan aku masih bisa mencium keningmu; dan kau pun begitu.

Ini saat terakhir. Dan kau masih begitu.

Hingga kita harus berpisah. Berbalik. Dan menjauh...

Dengan dinginnya malam dan hembusan angin di atas gedung itu.

Gamang...


Jay


PS. Moment itu masih ku ingat. Dan baru sempat aku posting sekarang


6 Jan 2007

Vacillate -third edition-

Bimbang lagi niy.

Seorang dia mampu memberikan satu sentuhan indah dengan perhatiannya yang luar biasa. Mampu menusuk dan membuka hati ini tuk tak sekedar tersadar tapi slalu ingin memberikan feedback.

Ini perasaannya. Ini perasaanku. Tapi ini belum menjadi komitmen kita.

Kita masih berharap akan menuju dalam satu keindahan. Tapi kita masih harus berfikir untuk segala konsekuensinya. Untuk apa yang akan terjadi kalau masa itu kan datang. Tapi apa rasa bisa berbohong dan berfiikir?.

Ada satu masa dimana aku merasa kesendirian itu satu keindahan.
Tapi untuk sebuah kejujuran; Sendiri itu sepi.
Berharap banyak rentang ini gag akan lama untuk sebuah kejujuran hati.
Tapi untuk saat ini aku masih merasa indah.

Berfikirlah rasa. Berfikirlah cinta.
Kedamaian jiwa selalu muncul dalam setiap fikiran-fikiran positif kita.
Kau masih keindahan itu.
Perhatianmu tlah menjadi serangkaian bunga indah.
Untuk ku berfikir positif dan menjadi orang yang benar.
Menjadi orang yang beriman dengan segala kedamaian ini.
Untuk tetap takut pada dosa dan kepada-Nya.

Indahnya bungamu.
Tetap berada di sana dan tunggulah masa itu datang.
Vacillate-ku telah hampir mampu terkalahkan..
Dengan jiwa dan ketulusan yang ada padanya.

Mencapai satu masa keindahan kita.
Abadilah...


Jay

2 Jan 2007

Welcome 2007, Segalanya kan indah...

Finally...
31 Desember aku lalui di kantor.
Actually, dengan suasana hati yang benar2 gag nyaman. Dengan fikiran akan tetap bertahan untuk kondisi yang sama dan terus tersakiti atau menjadi manusia baru untuk keindahan dan masa depan baru.
Untuk kasus ini ; i've got my choice.

Menit dan detik menuju Awal tahun 2007 aku lalui di kantor. Dengan seluruh teman kantor yang selalu terdesak dengan jam kerja yang gag pasti. Tapi menyenangkan.
Pernah menghubungi 128? 111? 116?
Untuk kasus pukul 00.00, 1 Januari 2007.
Maaf semua agent caroline kami sedang melayani pelanggan lain. Tekan 1 untuk menunggu. Dan tekan 0 untuk mengakhiri layanan ini.

Sorry for All of our customer. Kami kan juga manusia. Selalu ada harapan baru untuk setiap kegiatan-kegiatan ini. Selalu punya harapan baru di tahun baru ini.
Harapan kami telah tersampaikan bersama indahnya seluruh kembang api yang kami saksikan dan kami buat.
Bersama seluruh impian-impian dengan seluruh masa depan yang indah;
Untuk rasa, jiwa, dan karir yang indah.

Welcome 2007
Segalanya kan menjadi indah...
bersama harapan dan kejayaan.
Amieen...


Jay

30 Des 2006

Untuk Keikhlasan dan Kesedihan ini…


Ini hari yang melelahkan dan menyedihkan. Sejak tadi malam di kantor aku udah mulai ngerasa kalo’ akan ada kejadian yang gag menyenangkan besok pagi. Karena aku masuk shift 8 dan akan pulang pagi. Jadi aku tetap bertahan tuk kerja dengan perasaan yang sungguh gag enak itu. Jam 2 pagi my sista nelfon. Aku disuruh balik ke rumah nenek pulang kerja besok paginya. Karena semua keluarga udah pada kumpul. My luvly aunt, buklek Sumi yang masih belum bisa melewati masa kritisnya akan di bawa pulang pagi jam 9 dengan carteran pesawat dari perusahaan suaminya PT. Lonsum.

28 Desember 2006 ;

Jadilah aku pulang pagi ini ke rumah Selamat 98. Rumah nenek. Komunitas yang selalu membuatku merasa nyaman dan selalu tersenyum. Aku tiba di sana jam 7 pagi lewat 20 menit. Dan disana semuanya memang sudah berkumpul. Karena mataku juga sudah cukup mengantuk. Aku masuk kamar sebentar dan tidur. Jam setengah 9 pagi Ibuku pun ke kamar dan membangunkanku tuk menjemput ke bandara. Nyampe di bandara kita tidak harus menunggu, karena mobil Ambulans sudah langsung menjemput dari pesawat dan kita pun balik arah tuk kembali ke rumah.

Nyampe di rumah nenek. Buklek Sumi di turunkan dari mobil dan langsung di bawa ke kamar. Dengan alat kedokteran yang semuanya masih terpasang di badannya. Sedih. Haru. Semua rasa itu jadi satu. Dan semakin membuat air mata menjadi kelu. Kita semua menangis. Kita ngak pernah tau dia sadar atau tidak. Matanya terpejam tapi kami masih yakin hatinya tetap terbangun. Dia berada pada satu kondisi dimana ia harus memilih. Menemani kami di sana dan harus kembali kepada-Nya. Tapi apapun keputusannya adalah memang kehendak-Nya. Dia sendiri pun gag akan bisa menolak.

Hal terindah yang bisa kami lakukan adalah terus berdoa. Bertahlil dan bertasbih. Membisikkan asma4JJ1 ke telinganya. Masih berharap matanya bisa terbuka dan menyapa kami. Hanya itu.

Kami semua. Komunitas 98 ini. Masih berada di sampingnya. Masih berdoa untuknya. Bersama kedua orang anaknya yang masih kecil ini. Rara (7) dan Fikri (4). Setiap melihat mereka hati ini selalu tergores. Sedih. Teriris. Ini kehendak-Nya. Kami masih terus bertahlil. Setelah bisikan dan ciuman terakhir dari anaknya. Mesin Scanning itu berbunyi. Lampu kuningnya terus menyala. Hati kami makin teriris. Mata ini gag mampu bertahan menutup aliran air mata yang selalu bercucuran. Hingga mesin scanning itu berhenti. Tampak segaris. Dan Lampunya berwarna merah. Dia tlah pergi. Bersama seluruh air mata dan doa ini. Ini kehendak-Nya. Kami ikhlas. Dan kami sungguh-sungguh Ikhlas. Bersama kepergiannya yang selalu kami ingat.

My luvly aunt, Buklek Sumi. Doa kami akan selalu menyertai langkahmu. Keikhlasan kami akan mengatarkanmu dalam kedamaian dan keindahan bersama-Nya. Kenangan-kenangan akanmu akan tetap tersimpan dalam hati semua insane Komunitas ini. Kami akan teruskan masa depan ini. Bersama cita-citamu. Bersama kebanggaanmu. Kedua anakmu. Insya4JJ1 kami selalu berdoa agar dirimu diterima di sisi 4JJ1 yang Maha Kuasa. Kau orang terbaik. Dan kami sungguh-sungguh kehilangan.

Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun……

Satu cahaya indah tlah pergi dalam Komunitas 98 ini.

Kami ikhlas ya 4JJ1…..


Jay

20 Nov 2006

Long time...:p

Wah...long time juga gag update blog.
Gag tau niy. Abis Lebaran malah males mau ngapa2in. Di tambah lagi dirikuh yang sudah menjauh dari komunitas 98. My Luvly Family...
Ceritanya mau mandiri gitu d. Jadi usah sebulan ini indekost. Udah jarang banget balik ke Selamat 98. Kalo' kangen ajah ama masakan my luvly grandma, dan pas malas nyuci baju sendiri. hehe.

Di tambah rutinitas ngantor yang pressure-nya mangkin gila2an. Plus nolak secara halus tawaran kerja di sebuah Bank Swasta jadi Hot News untuk story ku bulan ini. Yah sebenernya ini konsekuensi yang harus aku terima. Berani mengambil sebuah pilihan sulit. Dan ngejalaninya dengan ikhlas.

Tapi mungkin yang lebih Hot lagi ya tentang keragu-raguan seseorang dengan kondisi dirikuh. Kalo' masalah ini siy aku cuman bisa kasih comment; Whatever what they say...Hellu...I know what i have done. Who are they?? Is it important?? Gw nyakitin mereka. Gw ngelakuin apa yg menurut gw benar. Whatever if they want to playing with their mind. Okey...:)

Dan terakhir...
Cuapeee deeehh.....:p


Jay