27 Okt 2008

...agar tak lupa...

Tulisan singkat ini bukan tentang apa2 dan siapa2. Aku hanya menuliskan ini agar tak lupa. Mengenai segala sesuatu yang aku baca harus kutuliskan agar tak kulupakan. Maaf untuk keterbatasan memori dan otak ini. Tulisan ini merupakan sedikit rangkuman yang di baca dari buku Customer Relationship Management, concept and tools by Francis Buttle.


Tentang Customer Relationship Management.

Istilah CRM ini digunakan untuk mendeskripsikan berbagai aplikasi perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengotomatisasi fungsi2 pemasaran, penjualan dan pelayanan. CRM dapat di kaji dari 3 (tiga) tataran yaitu :
  1. CRM Strategis, dengan ciri pandangan 'top-down' tentang CRM sebagai strategi bisnis paling penting mengutamakan konsumen dan bertujuan memikat serta mempertahankan konsumen yang menguntungkan.
  2. CRM Operasional, dengan ciri lebih terfokus pada otomatisasi cara2 perusahaan dalam berhubungan dengan para pelanggan. Pandangannya berfokus pada otomatisasi layanan, armada penjualan dan pemasaran.
  3. CRM Analitis, dengan ciri terfokus pada kegiatan penggalian data konsumen demi meningkatkan nilai konsumen dan perusahaan. Data dapat di peroleh dari pusat-pusat informasi atau bank data yang dimiliki setiap perusahaan seperti : data penjualan (riwayat pembelian barang atau jasa), data finansial dan data pemasaran
Tujuan CRM adalah mengembangkan hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan.

CRM membantu perusahaan untuk mengembangkan produk baru berdasarkan pengetahuan yang lengkap tentang keinginan pelanggan, dinamika pasar dan pesaingnya dengan cara :
  • Menjaga pelanggan yang telah ada.
  • Menarik pelanggan baru.
  • Cross selling, yaitu menjual produk lain yang mungkin juga dibutuhkan oleh pelanggan berdasarkan riwayat pembeliannya.
  • Up selling, Menawarkan peningkatan produk. misalnya untuk peningkatan status pelanggan menjadi lebih tinggi (mungkin dlm telekomunikasi seperti migrasi dari prabayar ke pascabayar).
  • Mengidentifikasi kebiasaan pelanggan untuk menghindari penipuan.
  • Mengurangi resiko operasional karena data pelanggan tersimpan dalam satu sistem.
  • Respon yang lebih cepat ke pelanggan.
  • Meningkatkan efisiensi karena adanya otomatisasi proses.
Untuk implementasi strategi CRM, diperlukan paling tidak 3 (tiga) faktor kunci yaitu :
  1. Orang-orang profesional
  2. Proses yang di design dengan baik.
  3. Teknologi yang memadai.
Tenaga yg profesional tidak saja mengerti bagaimana menghadapi pelanggan tetapi juga mengerti cara menggunakan teknologi. Perusahaan pengguna CRM juga harus sudah mengetahui tujuan bisnis dan tuntutan bisnis yang diinginkan nantinya.
Teknologi CRM paling tidak harus memiliki elemen-elemen :
  • Aturan Bisinis, dibuat untuk memastikan bahwa transaksi dengan pelanggan dilakukan dengan efisien. Misalnya pelanggan dengan pembelian besar yang mendatangkan keuntungan besar harus dilayani staf penjualan senior dan berpengalaman.
  • Data warehousing, hasil analisa dari gudang data itu harus mampu menampilkan petunjuk2 tertentu tentang pelanggan sehingga staf penjualan dan marketing mampu melakukan kampanye terfokus terhadap grup pelanggan tertentu. Nantinya gudang data ini harus mampu menaikkan volume penjualan dengan cross selling dan up selling.
  • Website, yang jelas CRM harus memiliki kemampuan swalayan, hanya aplikasi berbasis web yang bisa mendukung ini. Dengan basis web pelanggan bisa melakukan transaksi sendiri dan menjadi tau berapa yang harus di bayar untuk setiap transaksi yang akan dilakukan.
  • Reporting, menghasilkan laporan yang akurat dan komprehensif, sangat berguna untuk menganalisa kelakuan dan kesukaan pelanggan.
  • Helpdesk, Teknologi yang mampu mengintegrasikan informasi pelanggan ke aplikasi. Nantinya akan menunjukkan ke pelanggan seberapa serius sebuah perusahaan menangani pelanggannya.
"Intinya adalah CRM merupakan tool yang membantu perusaahan untuk mengerti pelanggannya. Teknologi merupakan bagian terakhir untuk melengkapi proses CRM. Yang utama adalah persiapan proses bisnis, tujuan implementasi dan sampai sedalam apa CRM mau digunakan, sampai sejauh mana hubungan dengan pelanggan mau dibina serta data atau sistem apa yang sudah atau akan digunakan".



Jay

25 Okt 2008

'Aku pernah di Jakarta..!!'


Ceritanya adalah cerita kemarin. Aku kedatangan seorang teman. Indra a.k.a Roma namanya. Yah, anaknya lucu -yang ini maksudnya bukan lucu Jakarta yee, tapi lucu Medan- hehe. Mungkin boleh di bilang dia kocak abiss dahh!!. Roma aslinya anak Medan. Sekarang domisili dan kerjanya di Batam. Cowok, tapi lumayan bawel. Aneh? Yah itulah Roma. Dia menganggap tak harus memperdulikan orang lain, karena kita tak pernah mengganggu mereka. Yah pemikiran yang bisa aku terima, meskipun tak selamanya begitu. Hehe.

Dan dari dulu sejak aku masih di Medan dia sudah menyimpan segudang harapan untuk bisa ke Jakarta. Dia sangat ingin ke Jakarta. Yah, dia selalu bertutur pasti suatu saat akan ke Jakarta. Dan akhirnya dia berhasil ke Jakarta. Keinginan kuatnya adalah bisa foto2 dengan artis dan yang pasti pergi ke Monas dan bisa foto2 di sana. Hahaha.

Jadilah, siang kemarin. Setelah selesai Jumatan. Kebetulan aku yang juga sedang off bekerja, merasa iba juga, melihat Roma yang ceritanya termehek-mehek, narik2 baju, minta di bawa ke Monas *hallah....lebaiii* hehe. Sampai di Monas, tadinya Roma pengen naik ke atasnya. Tapi aku yang malas. Jadilah aku sarankan saja dia untuk foto2 di tepi Monas. Hehe. Kita yang akhirnya bertiga bersama Mr. Lolik, akhirnya menghabiskan waktu di siang itu di Monas. Intinya sih cuma ngambil foto-fotonya si Roma aja. Males banget kan?? Hehe.

Tapi sejujurnya, setelah lumayan terbilang lama juga di Jakarta. Aku juga baru dua kali ini foto dengan latar belakang Monas. Haha. Padahal letaknya tak begitu jauh dari kantorku. Tapi,, yah ngapain juga ke situ?? Yah,, berfoto di Monas mengandung pengertian : 'Aku pernah di Jakarta'. Karena Monas adalah icon Jakarta. Boleh dibilang seperti Menara Eiffelnya Paris atau Menara kembar Petronasnya Malaysia. Walaupun terbilang masih jauh, tapi yah kita harus bangga. Kita kan orang Indonesia. Siip??!.

Yah...Roma...akhirnya kau benar-benar di Jakarta...


Jay

21 Okt 2008

...dan aku pun menanti.

Wah tak terasa sudah hampir setahun saya di kantor yang sekarang. Tinggal menanti hasil kerja selama setahun ini. Performance Appraisal yang akan di evaluasi sebentar lagi dan tindak lanjutku nantinya di perusahaan itu. Hehe.
Telah banyak pilihan dan rencana sesudahnya. Jika tidak berjodoh, maka jodohku mungkin bisa bekerja di tempat lain. Hidup penuh pilihan bukan?. Banyak pertimbangan untuk semuanya. Masalah waktu kerja dan suasana kerja. Dan segala yang lain.
Dan yang pasti, i will take my on leave next month. Holiday and enjoying my luvly birthday's.
Sudah banyak rencana dan pengajuannya juga sudah aku submitted. Berharap bisa di approve secepatnya.
Mengenai suasana di kantor saat ini. Aku sedikit tidak merasa nyaman dengan team yang ada saat ini. Aku ngerasa mereka belum benar-benar bisa menyatu dengan kondisi tugas sebenarnya yang diberikan. Jadinya apa yang aku fikirkan berbeda dengan yang mereka mau. Tidak semuanya. Hanya ada beberapa orang. Bahkan seseorang yang aku merasa dekat dengannya. Bukan dekat dengan tugas yang diberikan. Tetapi dekat untuk bisa berbicara dan berdiskusi, justru tak bisa menyesuaikan dengan kondisi yang anda. Aku tak suka segala keluhan2. Bekerja itu tak sepenuhnya harus bermain. Banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dilakukan untuk bisa bertahan. Kita hanya menunjukkan kemampuan dan prestasi kita, bukan keluhan kita. Jika tak ingin mengeluh, mungkin berwira swasta akan menjadi pilihan yang tepat. Tak harus ada struktur manajamen. Jika bisa di jalankan dengan kerja keras dan gigih mungkin akan menjadi baik. Tapi kita masih dalam sebuah company yang bukan milik kita. Kita hanya menjadi pion2 yang menjalankan visi dan misi nya. Dan bekerjalah.
Aku juga berharap, semoga bisa menjadi lebih serius untuk segalanya. Karena aku juga mempertaruhkan segalanya; kepercayaan orang tua, masa depan dan ilmuku.

...keberhasilan di dapatkan dengan kerja keras, bukan kerja paksa. :-). Nikmatilah hidupmu...


Jay.

16 Okt 2008

Kapan Menikah?

Wah,,,jika saja aku bisa memilih pertanyaan lain. Tapi, pertanyaan itu sudah menjadi pertanyaan wajib yang akan dilontarkan seluruh kerabatku ; dari mulai nenek,buklek, paklek, bukde, pakde bahkan para sepupu yang lain. Sebuah senyuman sudah menjadi hal yang sangat aku andalkan mengenai hal ini. Hehe. Apa mereka gag ngerti yah? Kalo nikah itu gag gampang? Hehe. Pengecualian mungkin diberikan Ibuku tercintah. Dia sudah sangat mengerti aku, dan pastinya sudah aku komunikasikan padanya visi dan misi hidupku sebelum keinginan -atau mungkin tepatnya nafsu- untuk menikah. Dia mengerti segala pertimbanganku. Dan tentunya dalam posisi sekarang dengan kondisi abangku yang belum menikah, aku juga tak terlalu di tuntut. Masih aman.

Berbicara tentang menikah. Seminggu setelah berlebaran kemarin, aku balik ke Medan lagi. Dan ikut menghadiri resepsi pernikahan sepupuku -yang kali ini diadakan di rumahnya- dan tentu saja sangat melelahkan mempersiapkan segala sesuatunya. Karena seluruh keluarga mengurus sendiri. Untungnya aku datang tepat di hari 'H', jadi tak ikutlah aku berepot-repot. Hehe. Bukannya niat memang sengaja terbang dari Jakarta pada harinya, tapi karena libur kerjaku yang tidak memungkinkan.

Akhirnya, SANTI WINY -sepupuku tercintah- menikah juga. Sepupu terdekat, karena sejak kecil, aku yang sudah bersamanya tinggal di rumah nenek menjadi sangat dekat. Dan aku tau perjuangannya untuk menikah. Hehe. Setelah bertahun-tahun berpacaran. Bersedia di langkahin sang adik. Yah, akhirnya kau menikah 'suntil', hehe.

Dan, pada acara sakral itulah, semuanya berkumpul. Dan, pada saat itu jugalah aku kembali ditanya, ditanya, dan selalu ditanya untuk kapan masanya aku akan menyusul. Ah sudahlah. Hehe.

just saying ; Happy Wedding my luvly cousin. Wish u luck and always happy ever after..

Aku menikmati suasana rumah Selamat 98. Bahagia juga bisa berkumpul lagi dengan sanak saudara semuanya. Bercerita dengan sepupu yang lain. Dan bisa bersama-sama di rumah Selamat 98 yang sangat aku rindukan. Yah, keluarga 98 yang selalu penuh ceria. Karena dari sini aku dibesarkan. Bersama semuanya. Ada yang hilang dan pergi. Tapi ada juga yang datang dengan penuh keceriaan. Para keponakan yang lucu-lucu. Selalu membuatku lupa akan kesedihan dan segala kegundahan. Keluarga memang tempat kita merasakan segala yang indah.
Banyak sekali kenangan di rumah itu. Tempat aku bermain kelereng di waktu kecil, bahkan hingga aku harus 'manjat' pagar dini hari setelah pulang hang out atau clubbin, jika aku tak membawa kunci gembok pagar. Hehe. Yah, sedikit kenakalan-kenakalan remaja yang hampir terlupakan dan hampir bisa aku hentikan.Hehe.

Aku juga sangat bahagia bisa bertemu Ibu lagi. Tak pernah puas rasanya untuk bisa berkomunikasi dengannya. Ibu yang sedikit melankolis -alias cengeng- jika bertemu anak-anaknya. Ibu yang selalu mengerti anaknya. Dan Ibu yang selalu percaya anaknya bisa melakukan hal yang terbaik. Aku sayang Ibu. Tak perlu menangis lagi Ibuku tercintah. InsyaALLAH anakmu disini selalu memegang teguh amanatmu. Menjadi yang terbaik untuk dirimu. Dan tentunya buat masa depan kita. Ya kan? Baik-baik jaga Papa yah. Hehe. Dan masih ada satu amanah lagi yang harus kau lanjutkan. Aku yakin kau bisa melaksanakannya. Aku juga masih banyak keinginan yang ingin kuberikan untukmu. Agar bisa selalu membuatmu tersenyum, sedikit menangis. Bukan karena sedih. Tapi tentunya karena bahagia. Bahagia kita. :-)




Jay

9 Okt 2008

Meluncur di Mal...


Wah...sebelum libur lebaran usai kemarin. Akupun mencoba hal yang baru. Menikmati suasana lebaran di Jakarta juga ternyata menyenangkan. Ada Mal baru. FX namanya. Di bilangan Sudirman. Tempat dan suasananya memang di sesuaikan dengan temanya 'Entertaintment'. Boleh dibilang ini adalah Mal yang nantinya akan menjadi 'kakak'nya Plaza Indonesia EX. Karena satu Management, dan memang dibuat dengan tema yang sama. Yah..seperti kebanyakan Mal di Jakarta saat ini yang memang selalu di jadikan 'thematic'. Dalam segala hal. Tapi yah tetap saja yang terbaik berdasarkan subjektif-ku adalah Grand Indonesia.

Suasana nyaman dan Mal yang masih terbilang 'sepi' pengunjung ini, juga membuatku menjadi sangat tertarik. Di samping parkir mobilnya yang gag ribet, cuma turun ke bawah 'blesss'.. (hehe...karena males kalo nyetir2 harus disertai dengan tanjakan), Mal ini juga terbilang lumayan lengkap buat jajanan pengisi perut. Aku pun menikmati. Dan sepertinya akan menjadi tempat nongkrong atau tempat bersembunyi kali yah.

Fasilitas yang diberikan juga cukup terbilang lengkap. Dengan akses Wi-Fi di seluruh tempat. Gratiss..tiss..dan cepat. Serta ada hiburan lain, yaitu 'AtmostFear'. Kamu-kamu bisa di beri kesempatan untuk meluncur dari lantai 7 hingga ke lantai 1. Wah...tentunya memacu adrenalin bukan? Seperti menikmati liburan di luar dengan suasana indoor.

Aku sudah mencobanya. Rasanya...biasa aja sih. Hehe. Walaaahh..ini promosi atau menjatuhkan??. Yah mungkin anda yang terbiasa menikmati 'tornado' atau 'kicir-kicir' di Dufan, mencoba 'AtmostFear' akan menjadi satu hal yang biasa. Tapi akan menjadi satu yang luar biasa, bagi seorang phobia, pada ketinggian tentunya. Anda tertarik? Silahkan mencoba. Tapi tetap saja untuk permainan satu ini tidak GRATIS. Anda harus berbelanja minimal 100 ribu di weekday dan 200 ribu di weekend, untuk mendapatkan tiket Gratisnya. Jika mau bayar langsung?? bisa...silahkan bayar 50 ribu di weekday, dan 75 ribu di Weekend. Selamat ber'atmostfear' yah...!!



Jay

2 Okt 2008

Maaf...Maaf...Maaf...

Mencoba menulis lagi. Membiasakan kembali hal yang sudah lama aku tinggalkan. Tak terasa, mungkin sudah lebih lima bulan. Jika berandai-andai, mungkin sebentar lagi akan 'brojol'. hehe.

Dan ini mungkin saat yang aku kira pas. Untuk memulai kembali semuanya. Mulai membagi kembali apa yang aku inginkan dan yang tak aku inginkan. Yang sebenarnya aku fikir memang untuk aku rasakan dan nikmati sendiri. Hanya untuk aku. Hehe.

Salah. Setiap manusia punya salah kan?. Aku juga. Sangat banyak salah. Sering bikin salah. Sering tak sadar salah. Sering sengaja salah. Bahkan kadang senang bikin Salah.
Tapi seperti tulisan yang terpampang di papan2 iklan utk satu iklan rokok terkemuka, "karena gampang di maafin, jadi yah sering2 aja bikin salah". Hehe..[ngarang dah gw...!!].

Senangnya, aku bisa menikmati libur di Medan kembali tanggal 11 oktober 2008 nanti. Berjumpa dengan sanak saudara lagi. Dan nak berjumpa dengan sahabat-sahabat lama, yang pastinya sudah menunggu kedatanganku...hehe (ngareeeepp).

Tapi, ya sud...SAYA MINTA MAAF yah..
Kamu yang di sini, kamu yang di sana, kamu yang gak pengen di sana, dan kamu yang berharap masih di sini...SEKALI LAGI.....
SAYA MINTA MAAF...Di Maafin yah...:-)


Minal aidin wal faidzin, Maaf Lahir Bathin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri.



Jay

22 Jun 2008

today is a gift.

Sampai dengan saat ini, aku tetap bisa merasakan bahwa aku masih menjadi seorang yang beruntung. Dalam artian, segala yang aku lakukan selalu ada dukungan dan perhatian. Tidak hanya dari kamu. Tapi dari orang-orang terdekat lainnya -yang sepenuhnya menyayangi,ataupun hanya tak sadar jika menyayangi- dimana saja.

Sudah lama aku tidak menulis. Bukan aku tak suka lagi menulis, tapi karena aku memang ingin menyimpan segalanya di fikiran dan hati ini. Rutinitasku mulai sangat membosankan. Tapi aku tak pernah bosan dengan tingkahmu. Aku cuma bosan dengan jalan hidupku. Kadang, aku sering membayangkan yang telah terjadi untuk waktu yang lampau. Ada keindahan dan ada kesedihan. Aku hanya mau membayangkan keindahan yang ada. Dan betapa aku ingin hal tersebut bisa terulang. Tapi segalanya memang tinggal sejarah.

Untuk masalah pekerjaan dan kantor. Meski terasa membosankan, tapi aku cukup bahagia. Untuk diberi kepercayaan lebih dari segala tugas dasarku. Menjadi sebuah kemajuan dan pelatihan untuk segala yang tidak aku ketahui. Dan aku masih selalu ingin menjadi orang yang pintar. Mengetahui segala yang belum aku ketahui.

Untuk masalah kamu -tepatnya tidak ada masalah dengan kamu- aku hanya tak seharusnya memikirkan kondisi yang terburuk terjadi untuk kedepannya. Yang aku harapkan hanyalah yang terjadi kemarin dan hari ini adalah segala yang indah yang akan tetap bisa aku dapatkan untuk selamanya. Karena kau begitu indah untuk sisi subjektifku. Tapi kadang fikiranku untuk kondisi buruk itu menjadi sangat menakutkanku untuk bisa tak sekedar hanya menjalaninya. My mistake. Jika Aku selalu tak pernah menjadi orang yang terbaik dari yang pernah kau harapkan. Tapi aku selalu mencoba.

it is a saying ; "Yesterday is history. Tomorrow is a mistery but Today is a gift. That’s why it’s called the present".

….J’aime ce dicton et j’aime aujourd’hui….

Jay