10 Sep 2005

Prinsip, Idealisme dan Istiqamah

It is Friday...

Hari ini aku masih shift 8. Yang artinya aku masih bisa berkeliaran di sore hari. Hehe.
Setelah pulang kerja pada pukul 07.00 pagi tadi. Tiba di rumah aku langsung makan dan masuk kamar. TIDUR. Tapi ini Hari Jum’at. Dan aku harus menjalankan perintahNya. Soalnya Jum’at lalu udah bolos. Hihi.
Hmm....sampe' prepare buat sholat jum'at aku masih saja mengantuk. Setiap langkah pun kulalui dengan menguap.

Dan saatnya Hablummin4JJ1 again...........

Yup...khotib pun telah naik ke atas mimbar dan berkhotbah...(aku sedikit menikmati sajian beberapa cerita penuh pesan yang disampaikan khotib tadi pas sholat jum'at). Dan..aku akan ceritakan sedikit........

Begini ceritanya...
Ini mengenai kisah lama di zaman awal penyebaran Islam di Arab. Dan..pada saat itu terjadi perang antara kaum muslimin dengan kaum kafir. Pada saat itu dua orang prajurit muslim menjadi tawanan dan akan dihukum mati. Namun sebelum dihukum mati dijatuhkan, pada kedua prajurit muslim tersebut ditawarkan sebuah kebebasan serta mendapat jabatan dalam memimpin pasukan kafir apabila mereka mau meninggalkan Islam.
Kepada prajurit muslim yang pertama ditawarkan hal tersebut, tetapi ia MENOLAK. Dan dengan tegas ia lebih memilih mati daripada harus keluar dai Aqidah Islam. Mati baginya adalah kebahagiaan untuk bertemu dengan ALLAH dalam suatu kehidupan yang abadi. Dan akhirnya ia pun dihukum dengan dipotong lehernya sampai lepas kepala dari badannya dengan disaksikan oleh prajurit muslim kedua.
Dan..kepada prajurit muslim kedua ditawarkanlah hal yang sama...(tapi prajurit ini dasar memang lemah iman,,,hiks!!!!). Dia pun menerima dengan harapan dapat terbebas dari hukuman sebagaimana yang telah ia lihat terjadi pada temannya sendiri (takut mati yah coyyy..!!!hehe).
Tapi apa yang terjadi sodara-sodara..!!!!(hiks!!), Berkatalah kaum kafir kepada prajurit muslim yang kedua, "kamu telah meninggalkan islam dan mengkhianati kaum muslimin, maka kamu lebih pantas mendapatkan hukuman ini karena suatu saat kamu pun akan mengkhianati kami (kaum kafir)". Kemudian ia berkata lagi, "Betapa teguhnya pendirian dan keimanan sahabat kamu itu, ia rela mati demi suatu prinsip kebenaran". Akhirnya pada prajurit muslim yang kedua pun dipenggal lehernya dan dicincang tubuhnya serta dicampakkan begitu saja. Sedangkan pada prajurit muslim yang pertama mayatnya dikubur dengan baik oleh pasukan musuh (kafir) sebagai rasa penghormatan terhadap keteguhan imannya....(ckckckckckckkckck..........SALUUUTTTTT!!!).
Begitulah ceritanya.....

Aku sempat berfikir dan berfikir lagi.....betapa PRINSIP hidup dengan KEBENARAN dan KEYAKINAN memang begitu sangat diperulukan. (Apakah aku udah miliki itu sekarang???).
Dalam kenyataan hidup sekarang ini memang kita sering menyaksikan betapa mudahnya manusia berpaling dari prinsip kebenaran dan keyakinan. Nilai IDEALISME atau ISTIQAMAH dalam jiwa setiap orang sudah sangat tipis. (Huh....aku benar2 seperti di tuntut untuk bercermin....betapa ku merasa sangat jauh dari sebuah kata IDEALIS..!!).

Memang semakin tinggi nilai IDEALISME seseorang maka ia akan semakin dihormati dan disegani oleh kawan maupun lawan (yah.....contohnya aja cerita tadi yang terjadi pada prajurit muslim pertama!!).

Dan....sekarang aku mulai memikirkan 'tuk menjadi seorang yag IDEALIS (walaupun memang terdengar 'semu'!!!). Karena kalo' ku fikir-fikir lagi...kaya'nya ngak ada banget orang yang IDEALIS...mungkin mendekati menjadi orang yang IDEALIS...(tul ngak segh?????).
Hmm..yang penting sudah sedikit ada niat merubah diri aja udah mendingan. SETUJU???


Jay

Tidak ada komentar: