10 Apr 2007

Open my heart???

Aku masih bingung dengan setiap detik nafas yang harus ku tarik dan yang pasti akan kuhembuskan. Masih bingung dengan kondisi tubuh yang juga masih jauh dari kondisi normal. Sejak sakit yang aku ketahui hampir setahun yang lalu. Aku masih tetap harus bersedia meluangkan waktu sejenak sesudah makan untuk bisa menelan obat ini. Aku ingin ini dihentikan. Dan aku pasti bisa. Aku akan sembuh. Total.


Minggu pertama April. Aku masih merasa nyaman sendiri. Dan ini jauh lebih baik. Aku masih bisa berkonsentrasi dengan pekerjaan tanpa harus dibebani rasa yang aku nilai akan mengganggu. Walaupun tak pernah bisa di tampik. Aku hanya merasa belum bisa memiliki orang yang tepat. Belum bisa memberikan yang terbaik untuk orang lain. Karena aku juga belum bisa memberikan hal tersebut pada diriku sendiri.


Masih ingat kata-kata dia yang sudah tak berada di sini, di kota ini dan telah menikah ;
“Kedewasaan seseorang bukan Cuma bisa di lihat dari segala sifat dan sikapnya, tapi juga cara dia berfikir dan bisa menyelesaikan segala masalahnya tanpa memberikan masalah baru pada orang lain”, ujarnya.
Kau masih tetap yang terbaik untukku. Meskipun kau tlah berada jauh di sana. Terima kasih untuk Pizza terakhir.

Untuk hal yang lain. Kemarin sempat liburan dengan teman2 kantor. Momo cs. Jalan ke tuk-tuk Danau toba dan nginap disana. Capek. Tapi menyenangkan. Dan itu tempat yang indah. Terima kasih untuk Mr. Desra untuk informasi penginapannya. Sudah lama tak bersua. Cuma by phone. Yah karena kita semua memang sudah jauh. Maafkan aku. Dan mohonkan maaf untuk yang lainnya

Seminggu ini. Aku juga bingung. Untuk rasa ini. Dan untuk hati ini.

Terima kasih untuk sms-smsnya.

Terima kasih untuk telfonnya.

Waktu kita masih panjang.

Kita sama-sama tau kan?

Open my heart??? I didn’t know..

Karena sebenarnya aku pasti memikirkannya…

Sejak pertemuan kita pertama…

Jay

Tidak ada komentar: