12 Jul 2007

Dialog hati...



Perkenalkan nama saya ; Jay.

Cuma Jay ?

Nggak siy. Lengkapnya ; Harry Sanjaya.

Jay statusnya apa?

Hemm,,,,Sekarang punya pacarlah. Punya teman spesial. Itu sebutan lainnya. Tapi dia jauh.

Kalo sahabat punya gag?

Hemm,,,,kemaren siy ada. Tapi sekarang yang ngertiin dan jadi tempat curhat tinggal satu d. Dedi. Yah,,,dia dokter gigi. Tapi dia gag disini. Masih juga dan harus juga terbentang jarak.
Memang orang-orang spesialku pasti selalu terbentang oleh jarak. Hiks.

Trus kenapa sahabatnya satu?

Temen baik banyaklah. Banyak banget malah. Mungkin yang paling bisa ngertiin yah cuma satu itu. Yang cuma mau membagi apa yang seharusnya dibagi. Bisa menganggap bahwa sebuah komitmen tidak pernah akan mengacaukan sebuah persahabatan. Bisa memberi masukan dan tidak hanya menerima masukan. Bisa meminta pendapat dan tidak hanya selalu memberikan pendapat. Yang paling dasar sebenernya adalah konsistensi. Konsisten dengan segala ucapan, perbuatan dan sikap. Tidak yah tidak. Iyah yah Iyah. Dan cuma dia yang begitu. Konsisten.

Bukannya kemaren???

Iyah. Cuma konsitensi yang tidak dia miliki. Mungkin dia masih belajar. Mungkin kami belum mengerti. Sifat dasar manusia tak harus sama toh?. Perbedaan justru kadang menyatukan. Tapi konsistensi wajib di jaga. Tidak hanya untuk sebuah prinsip. Tapi juga menunjukkan bahwa kita punya visi. Dia baik. Baik banget malah. Tapi konsistensinya tidak menunjukkan bahwa ia ingin menjadi seorang sahabat. Waktu mungkin akan menjawab. Kebersamaan dapat merubah. Cuma bertarung dengan waktu bahwa semuanya akan kembali. Bahwa ia akan tau siapa yang benar2 tulus. Menyayangi sebagai sahabat dan tidak menyakiti.

Dan ini adalah sebuah dialog hati seorang yang egois…


Jay

Tidak ada komentar: