28 Nov 2008

Resign.

Ini adalah kali kedua aku memutuskan hengkang dari perusahaan berlabel Telekomunikasi. Ada kebahagiaan bisa membuat sebuah kepastian dan prinsip. Dan ada kesedihan juga karena kembali meninggalkan teman2 di kantor yang sudah aku anggap seperti saudara. Selalu ada perencanaan untuk segala hal yang aku buat. Untuk keputusan kali ini juga bukan tanpa sebab dan tujuan yang jelas. Tapi sudah sangat jelas. My passion sepertinya tidak di perusahaan itu.

Dua bulan lebih merupakan waktu yang kuhabiskan untuk memikirkan semuanya. Pertimbangan-pertimbangan yang memberatkanku untuk pindahan. Perasaan yang menguatkanku untuk memperoleh hal yang baru, ilmu baru atau mungkin teman yang baru. Akhirnya berkulminasi pada hari ini. Tanggal 28 Nopember 2008. Dengan kelicikan setelah menerima gaji dan tunjangan terakhir. Bahkan setelah menandatangani satu kontrak yang tak pernah aku pastikan. Aku terpaksa.

Setiap manusia punya gairah tersendiri untuk bisa bertahan pada satu keadaan yang monoton. Aku memang menjadi seorang dengan tingkat pembosan yang cukup tinggi, tapi aku seorang yang mampu bertahan pada kondisi tersebut bukan dengan tanpa prestasi. Naluri manusia bukan? Bisa bertahan dan menang atau mengungguli yang lain. Aku merasakannya di perusahaan tersebut dan aku juga berada pada posisi itu. Hingga keputusan terakhir yang aku ambil.

Akupun jobless, hanya sampai beberapa hari ke depan. Dan yang pasti akan aku manfaatkan untuk menambah hal yang tidak aku ketahui. Hal yang perlu aku ketahui. Dan hal yang sangat penting untuk aku tingkatkan dari hal yang sudah aku ketahui. Meyakinkan diri saja, kali ini score nya pasti jauh lebih tinggi. Hehe.

Aneh. Aku bukan tidak bahagia. Tapi aku sedih. Dan aku bukan terlalu bahagia. Tapi aku terharu.
Aneh. Karena bahagia itu. Sedih itu. Akupun...Resign!.


Jay

Tidak ada komentar: