17 Feb 2010

Mengaku salah.

Hai sobat....!
Pernah atau tidak melakukan sebuah kesalahan? Aku pernah. Bukan hanya pernah, tetapi sering. Yang terpenting kita bisa belajar banyak hal dari kesalahan itu. Di ambil hikmahnya, di buang buruknya. Lebih baik lagi jika kesalahan tersebut menjadi sebuah pelajaran berharga kita untuk bisa memohon maaf kepada orang - mungkin teman, sahabat, atau keluarga- yang telah kita dzalimi(baca: sakiti). Sedikit memang yang mampu begitu. Dan bukan pekerjaan yang mudah untuk memohon maaf. Lebih gampang memberikan maaf. Cukup bertutur ikhlas di dalam hati dan melepaskan keluh kesah yang ada. Maaf pun di beri.

Mengapa sulit memohon maaf? Meminta maaf kepada orang lain berarti mengaku salah. Tentunya akan dipandang sebagai orang terburuk dan tersudut. Tetapi, jika kita mencermati lebih dalam seharusnya hal tersebut mengandung makna bahwa kita adalah makhluk dengan hati yang besar. Sadar akan perbuatan kita dan memberikan kebahagiaan kepada orang lain yang mungkin telah tersakiti oleh kita. Kenyataannya, memang inilah hal tersulit.

Aku juga bukan orang yang baik dan bisa besar hati. Tapi setidaknya aku penuh koreksi. Dan jujur dari dalam hati aku lebih senang memohon maaf dari pada terus memaafkan. Jika memohon maaf saja aku bisa mudah, apalagi memaafkan. Ya kan?

Tulisan ini memaknai perjalanan dalam sebuah ikatan persahabatan yang aku lalui. Besar kepala kita seharusnya bisa dikalahkan dengan besarnya hati kita. Aku memang typical Pisces sejati. Selalu ingin menghindari konflik dan menginginkan hidup selalu damai. Tak berani mengambil resiko yang berlebihan. Tetapi, justru hal tersebut aku jadikan penyeimbang ketika aku hidup berdampingan dengan sahabat atau keluarga yang kontradiktif.

Berbesar hatilah sahabat. Dengan demikian, kamu akan tetap dianggap sahabat yang hebat jika mampu mengalahkan ego-mu untuk memohon maaf. Tak hanya untuk kesalahan yang sepenuhnya kau sadari telah kau lakukan. Tetapi untuk banyak hal yg memang diluar dari kesengajaanmu dan dianggap buruk oleh orang lain. Bijaksanamu membesarkan hatimu.

Dedikasiku untuk sahabatku, temanku atau bukan siapa-siapa sekalipun.
Berfikirlah, jika kau benar-benar ingin menjauh.


Jay.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

secara kita sama2 pisces ya jay, jadi setuju banget :)


|vickaboo|

tour of duty mengatakan...

seperti status di ef be di hari valentine, "MEMAAFKAN DISAAT HATI TAK MAMPU, ADALAH SALAH SATU ARTI KASIH YG SESUNGGUHNYA"
hanya untuk menambahkan element dalam persahabatan ya jay...
thx for the inspiration jay