Aku lanjutkan dengan Februari ini.
Apa yang kamu ingat tentang Februari? Jawabannya pasti SAMA, yaitu C.I.N.T.A.
Tapi taukah kamu bahwa salah seorang pencinta (baca: aku) dilahirkan di bulan ini??. Busyet deh, gaya benerrr!!!.
Februari selalu menjadi bulan yang tentunya selalu aku ingat -melebihi bulan lainnya- dalam hal apa saja. Tak jauh beda dengan tahun ini, seperti tahun sebelumnya, aku akan tetap mensyukuri aku bisa terlahir di dunia dalam bulan ini.
Tahun ini pasti akan beda. Karena tahun ini aku menjadi pengangguran -meskipun dalam arti yang sebenarnya tidak benar seperti itu- tak jelas. Mengapa demikian? Karena aku mulai jenuh tanpa rutinitas. Meskipun ketika aku bekerja, ada banyak kejenuhan untuk urusan pekerjaan, tetapi setidaknya masih banyak yang bisa aku lakukan untuk mengatasinya, bahkan tanpa menampik satu hal yang pastinya setiap akhir bulan aku dapatkan. UANG.
Tahun ini akankah Februari-ku menjadi tahun suramku? Tahun dimana aku tak mungkin lagi mengecap manisnya empat-belas-februari dan bahagianya dua-puluh-satu-februari?. Jika ada pertanyaan demikian, aku, dan pastinya juga dengan ketidakpastian ini akan memberikan jawaban ; Maybe. Yup, Maybe Yes, Maybe No. Bingung. Murung.
Berbicara mengenai tahun ini, kemarin aku melihat penanggalan -atau kalender kali yee...- untuk bulan Februari 2010. Lihatlah betapa indahnya tanggalan itu. Unik. Ada empat kali hari senin-selasa-rabu-kamis-jumat-sabtu-minggu. Semuanya masing-masing hanya EMPAT KALI. Hal tersebut tentunya mempermudah setiap orang menghitung dan menyusun rencana kegiatan. Manisnya Februari.
Dan, Februari ini masih akan di mulai. Aku masih banyak berharap waktu cepat bergulir menyembunyikan rasa kejenuhan ini. Agar otakku juga tidak membeku. Memberikan manisnya dan bahagianya beberapa tanggal di bulan ini yang sudah aku lingkari setiap tahunnya.
Menyusun dan menyiapkan masa depan. Aku Mulai. Februari-ku.
Jay.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar